Warga Dan Komite MI Nurul Huda
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Pasca ambruknya atap ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Serang Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya pada tanggal (17/2/2023) yang lalu, menjadi kekhawatiran pihak sekolah.
Kini pihak orang tua siswa mendorong Kepala Sekolah untuk mengajak rapat para orang tua serta tokoh masyarakat terkait bangunan sekolah. Selasa (28/2/2023).
Daman, S.Pd selaku Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) bersama Komite setelah mendengarkan keluhan para orang tua siswa dengan mengundang para orang tua siswa juga tokoh masyarakat untuk membahas kondisi bangunan tersebut yang sangat mengkhawatirkan.
Baca Juga KSKP Bakauheni Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian DI Dermaga III
Atas dasar hasil dari musyawarah tersebut, akhirnya menghasilkan kesepakatan bahwa bangunan sekolah harus segera direnovasi karena dikhawatirkan terjadi lagi ambruk dan warga serta komite juga pihak Sekolah mulai membongkar atap bangunan secara gotong royong.
Bergotong Royong Renovasi Ruang Kelas
Daman, S.Pd menyebutkan, bahwa warga sangat mengapresiasi pembongkaran atap ruang kelas bahkan selain materi dan tenaga wargapun secara bergiliran menyediakan konsumsi selama kegiatan renovasi.” Sebutnya
Daman juga menambahkan, saat ini pihak sekolah sedang memikirkan terkait dana untuk belanja material meski sebagian ada dari warga. Imbuh Daman
“Dibongkarnya atap tersebut merupakan upaya mengurangi resiko kejadian yang tidak diharapkan juga sekolah saat kegiatan belajar mengajar kami butuh rasa aman dan nyaman.” Ucap salah seorang guru pengajar.
Dilain pihak Dayat selaku tokoh Masyarakat mengatakan, kami sangat berharap adanya perhatian dari pihak Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat, kami sangat berterimakasih sebelumnya. Harap Dayat. (Yos Muhyar/Nuryadin)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang