Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com,- Tepatnya pada hari Senin 12 juli 2021 sebanyak 150 warga yang di 5 desa di kecamatan Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya berkumpul di gedung serba guna desa Mangunreja untuk mendapatkan vaksin yang di gelar kodim 0612/Tasikmalaya melalui Koramil 1211 Singaparna.

Kegiatan Serbuan vaksin tersebut sangat disambut baik oleh masyarakat dan hal tersebut terbukti sejak pukul 07.00 pagi masyarakat sudah berbondong-bondong sambil membawa formulir.

Menurut Mayor Czi Wawan selaku Danramil 1211/Singaparna sekaligus mewakili Komandan kodim 0612 /Tasikmalaya menerangkan bahwa setelah program tersebut selesai Masih ada lagi 10.000 vaksin yang akan diberikan secara gratis, jadi silahkan para kepala desa untuk mendata warga yang belum divaksin. terangnya.

Sementara menurut Serma Ery Tiswandi selaku Danposramil Kecamatan Mangunreja menambahkan bahwa rencana program vaksin mencakup 6 desa di wilayah kecamatan Mangunreja akan tetapi salah satu Desa (Sukasukur) tidak bisa mengikuti Serbuan Vaksin tersebut karena warganya sedang mengikuti vaksin yang diselenggarakan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, maka hanya tinggal 5 Desa yang mengikuti program tersebut. Dari 150 peserta terdapat 10 orang peserta yang di tangguhkan pemberian vaksinnya karena ada beberapa Kendala seperti tekanan darah juga penyakit bawaan. imbuhnya.

Di lain pihak, Agus warga Desa Pasir Salam berharap dengan adanya program vaksin dari koramil kedepannya bisa lebih diperbanyak kuotanya karena sekarang warga sudah tidak takut lagi dengan isu tentang vaksin. harapnya.

Sementara Kasminto selaku Camat Mangunreja merasa bersyukur dan berterima kasih dengan adanya program kodim 0612/Tasikmalaya melalui koramil1211/Singaparna. pihaknya berharap warga sudah tidak takut lagi tentang hoax masalah efek dari vaksin tersebut. ucapnya.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi PPKM darurat, patuhi prokes serta meminta kepada para kepala Desa untuk memperhatikan warga masyarakatnya yang sedang menjalankan isolasi mandiri karena sudah di anggaran dari anggaran Dana Desa 8%. terkait itu silahkan pihak desa berkoordinasi dengan pihak BPBD serta Dinsos “. ungkap Kasminto.

Jurnalis : Yos Muhyar

Leave a Reply