Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Kecamatan Baregbeg merupakan kecamatan penyangga ibukota Kabupaten Ciamis. Di Desa Baregbeg sendiri banyak warga yang membudidayakan ikan hias, tepatnya di Dusun Ciwalung, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Ciamis.

Warga setempat berbudidaya ikan hias bergabung di kelompok ikan hias yang bernama “Mina Mutiara” beranggotakan 15 orang dengan memiliki 70 kolam.

Menurut Ahmad Apandi selaku ketua wilayah Ciwalung memaparkan, warga disini sudah hampir 15 tahun berbudidaya ikan hias di kolam milik masing-masing warga. Ikan hias yang kami budidayakan diantaranya ikan koi, ikan koki, ikan Sumatera, ikan tetra dan ikan manfish.

“Disini terkenalnya ikan koi, untuk daerah Kabupaten Ciamis sendiri kelompok ikan hias sudah memiliki pasar tersendiri bahkan untuk setiap bulan kami menjual hampir 10 ribu ekor,” paparnya.

Ahmad menjelaskan, warga berharap dengan adanya kelompok ikan hias disini mendapatkan perhatian dari dinas terkait, yang mana kelompok ikan hias sudah dikenal diluar daerah Kab. Ciamis.

Ikan hias hasil budidaya kelompok Mina Mutiara sering mengikuti kontes ikan hias di tingkat lokal maupun nasional. Terutama ikan koi hasil budidaya kelompok Mina Mutiara selalu ikut jika ada kontes di luar daerah.

“Alhamdulillah ikan hias terutama ikan koi hasil budidaya kelompok Mina Mutiara mendapatkan perhatian dan pembinaan dari AKPPN Jabar berupa Bio sebagai produk untuk fermentasi pakan dan penanggulangan penyakit,” jelas Ahmad, Senin (12/7/2021).

Komar salah satu anggota pembudidaya ikan hias yang belum lama menekuninya mengatakan, merasa bersyukur karena bisa dapat ikut bergabung dan bisa merasakan hasil dari membudidaya ikan hias. Saya berterimakasih kepada Kawil Ciwalung yang telah memberikan motivasi kepadanya untuk bisa tertarik untuk budidaya ikan hias dari berbagai jenis, seperti ikan koi, ikan man fish dan banyak lagi yang lainnya.

“Dulu saya pembudidaya ikan konsumsi tapi hasil nya kurang memuaskan disebabkan biaya pakan yang cukup banyak sehingga memberatkan untuk pembiayaan, sehingga keuntungannya sedikit. Saya mengharapkan kedepannya biasa ada bantuan alat/mesin pembuat pakan ikan apung.” Imbuhnya

Jurnalis : A.Yayat H/A. Suryana

Leave a Reply