FEB UNLA Sosialisasikan Pengembangan SDM Dalam Pemasaran Digital Pada Pengusaha Tanaman Hias

FEB Universitas Langlangbuana

Bandung, analisaglobal.com — Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Langlangbuana (UNLA), Sosialisasikan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam Pemasaran Digital Pada Pengusaha Tanaman Hias Di Kawasan Golf Barat Kecamatan Arcamanik Kota Bandung.

Hal tersebut dilakukan dimana Pemerintah Indonesia telah menerapkan berbagai peraturan dan kebijakan untuk mendukung sektor usaha tanaman. Diantaranya adalah Undang-undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perlindungan Produk Hortikultura dari Hama dan Penyakit Impor.

Foto Istimewa

Pemilik usaha tanaman di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketergantungan terhadap iklim, terbatasnya akses terhadap modal, dan persaingan yang ketat dengan pasar yang lebih kecil. Salah satu tantangan dalam pengembangan tanaman hias yaitu perubahan iklim global yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman, sehingga memerlukan pengembangan varietas-varietas baru yang lebih adaptif.

Sebenarnya, sudah banyak instansi-instansi yang melakukan penelitian dalam berbagai aspek budidaya tanaman yang bersangkutan, tetapi seringkali hasil-hasil penelitian tersebut tidak sampai ke para petani atau produsen tanaman hias, sehingga hal tersebut tidak diaplikasikan.

Bisnis tanaman hias ini juga memiliki tren yang berubah-ubah disetiap tahunnya. Selain itu juga menjadi kebutuhan banyak orang. Seperti yang dilakukan pemerintah ketika memesan tanaman hias.

Sosialisasikan Pengembangan SDM Dalam Pemasaran Digital Pada Pengusaha Tanaman Hias

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Langlangbuana Indonesia bekerjasama dengan Kios Bunga Florist dan pengusaha disekitarnya pada tanggal 02 Desember 2022, mengadakan Sosialisasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Pemasaran Digital Pada Pengusaha Tanaman Hias.

Baca Juga Fakultas Ekonomi Dan Bisnis UNLA & Unikom, Sosialisasikan Strategi Pemasaran Pada Peningkatan Penjualan Pengusaha Boneka Di Kec. Sukajadi Kota Bandung

Hadir dalam acara tersebut Pemilik Usaha Kios Bunga Florist, Ibu Nining dan pengusaha kios bunga lainnya yakni Ibu Ayum, Bapak Nurdin, Mang Alum, Bapak Asep, Pak Sae, Ibu Onoh dan Narasumber yang terdiri dari Dr. Nita Kanya, S.E., M.M, Ari Bramasto, S.E.,Ak.,M.Si.,CA, Puti Harissa, S.E., M.M , serta mahasiswa dari Program Studi Managemen FEB UNLA, yakni Anissa.

Menurut narasumber dalam acara tersebut yaitu Nita Kanya., yang juga selaku Ketua Tim PKM Universitas Langlangbuana mengatakan, bahwa Dalam menggeluti sebuah usaha pasti mengalami tantangan, hal tersebut juga dialami pengusaha tanaman hias yaitu persaingan usaha tetapi hal itu yang membuat usaha Kios Bunga Florist dan pengusaha tanaman lain berbeda dengan menampilkan perbedaan dari tanaman itu sendiri, ucapnya Sabtu (02/12/2023).

“Tanaman hias itu mengajarkan sebuah proses untuk bisa tumbuh dan berkembang untuk hasil akhirnya akan terlihat indah itu butuh proses. Tanaman hias yang sudah tumbuh memang tampak cantik, tapi tanaman itu melewati banyak kendala dan proses.” Jelas Ari Bramasto.

Foto Istimewa

Sementara Puti Harissa mengungkapkan, meskipun terdapat tantangan-tantangan tersebut, sektor budidaya tanaman hias semakin banyak dilakukan, tidak hanya sebagai hobi, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan perekonomian daerah.

“Dengan beradaptasi terhadap perubahan kondisi pasar, mematuhi peraturan pemerintah, dan mengatasi tantangan yang dihadapi sektor ini, pemilik bisnis tanaman hias di Indonesia dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan industri dan perekonomian secara keseluruhan,” ungkapnya. (AD)

Baca Juga Fakultas Ekonomi Dan Bisnis UNLA & UNIKOM Sosialisasikan Penerapan Akuntansi Sederhana Pada Pembuatan Laporan Keuangan Mesjid

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!