Anggaran Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya 2023–2026 Disorot, Pejabat Sulit Ditemui Saat Diminta Klarifikasi

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com – Pengelolaan anggaran di lingkungan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya tahun 2023 hingga 2026 kini menjadi sorotan publik. Sejumlah program bernilai anggaran besar, mulai dari pengembangan ternak domba, program pulet, hingga pengadaan pupuk, dipertanyakan efektivitas dan transparansinya oleh masyarakat.

Sorotan semakin tajam setelah sejumlah awak media mengaku mengalami kesulitan untuk menemui Kepala Dinas maupun para Kepala Bidang guna melakukan konfirmasi terkait realisasi anggaran dan capaian program di lapangan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai keterbukaan informasi di tubuh instansi tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat Tasikmalaya, Asep Setiadi, menilai bahwa dana yang bersumber dari APBD wajib dikelola secara terbuka dan akuntabel, terlebih sektor pertanian menyangkut langsung kehidupan mayoritas masyarakat pedesaan.

“Kami sebagai masyarakat ingin tahu, anggaran yang begitu besar untuk sektor pertanian itu digunakan dengan benar atau tidak. Jangan sampai ada kesan ditutup-tutupi. Pertanian adalah urat nadi ekonomi rakyat, jadi harus jelas dan terbuka,” tegas Asep, Kamis (07/05/2026).

Baca Juga Krisis Air 4.000 Hektare Sawah di Ciamis-Pangandaran Belum Temui Solusi, DPRD Desak Aksi Nyata Pemerintah

Menurutnya, Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi besar di bidang peternakan dan pertanian pangan. Namun, besarnya anggaran harus sejalan dengan hasil nyata yang dirasakan masyarakat, khususnya para petani dan peternak di lapangan.

“Kalau anggaran pupuk dan ternak benar-benar sampai ke petani, tentu hasilnya bisa dirasakan. Tapi kalau tidak jelas, masyarakat jadi bertanya-tanya. Kami minta pejabat terkait jangan alergi terhadap media, karena media adalah jembatan informasi bagi rakyat,” ujarnya.

Minimnya akses konfirmasi terhadap pejabat terkait dikhawatirkan memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Transparansi dinilai menjadi kunci untuk menepis dugaan penyimpangan maupun ketidaktepatan sasaran program.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya belum memberikan keterangan resmi terkait penggunaan anggaran tahun 2023 hingga 2026. Publik kini menanti penjelasan terbuka agar tidak berkembang menjadi spekulasi liar. (YD)

Baca Juga BAZNAS Ciamis Tegaskan Penghimpunan Zakat ASN Bersifat Sukarela, Sorotan Transparansi Mengemuka

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!