Kabupaten Ciamis, analisaghobal.com — Memasuki usia satu tahun, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciamis-Panyingkiran 1 menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Momentum satu tahun tersebut dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW melalui tablig akbar yang menghadirkan ustadzah kondang Aah Nurul Muhibbah asal Pangandaran. Kegiatan yang digelar di kawasan eks Zipur, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, itu juga diisi dengan santunan bagi anak yatim dan piatu.
Mitra SPPG Ciamis-Panyingkiran 1, Robbi Tamzil, mengatakan kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda hingga unsur pemerintah, termasuk pemerintah desa, Polsek dan Koramil.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat baik. Tokoh agama, ulama, tokoh pemuda maupun unsur pemerintah menyambut baik kegiatan ini,” ujar Robbi.
Menurutnya, memasuki usia satu tahun menjadi momentum bagi SPPG Panyingkiran 1 untuk semakin profesional. Program MBG juga diharapkan terus berkelanjutan karena manfaatnya sangat dibutuhkan masyarakat.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan santunan, kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menyosialisasikan program Badan Gizi Nasional (BGN) serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dapur SPPG.
Robbi menegaskan, seluruh proses pengolahan makanan harus dilakukan oleh tenaga yang profesional dan memenuhi standar yang ditetapkan.
“Kami berharap program ini tetap langgeng. Kami juga ingin memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa yang bekerja di dapur SPPG adalah orang-orang profesional dan sudah memenuhi standar serta bersertifikat,” katanya.
Baca Juga Milangkala ke-2 FORWAPI, Momentum Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Wartawan Priangan
76 Menu Bersertifikat Halal
Dalam momentum tersebut, SPPG Ciamis-Panyingkiran 1 juga menerima sertifikat halal. Robbi menyebut capaian tersebut menjadi salah satu kado terindah dalam peringatan satu tahun SPPG.
Sertifikasi halal diperoleh melalui proses yang tidak singkat, termasuk audit internal dan eksternal. Saat ini, sekitar 76 menu yang disajikan SPPG Panyingkiran 1 telah bersertifikat halal.
“Alhamdulillah, selain sudah memiliki SLHS, hari ini kami mendapatkan sertifikat halal. Kurang lebih 76 menu kami sudah bersertifikat halal,” ungkapnya.
Menurut Robbi, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi dapur SPPG lainnya bahwa penyelenggaraan MBG tidak hanya dituntut profesional dan higienis, tetapi juga harus menjamin aspek kehalalan makanan.
BGN Apresiasi Eksistensi Satu Tahun
Sementara itu, Koordinator wilayan (Korwil) BGN Ciamis, Eggy. mengapresiasi SPPG Panyingkiran 1 yang telah menjalankan operasional selama satu tahun.
Ia menilai keberadaan SPPG tersebut telah memberikan dampak bagi masyarakat sekitar, termasuk melalui kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan piatu.
“Terima kasih kepada SPPG Ciamis-Panyingkiran 1 atas pelaksanaan santunannya. Ini menunjukkan bahwa keberadaan SPPG juga memberikan dampak bagi masyarakat sekitar,” kata Eggy.
Eggy juga menilai perjalanan satu tahun SPPG Panyingkiran 1 menunjukkan konsistensi dalam menjaga kualitas MBG.
“Sudah satu tahun lebih eksis tanpa kejadian fatal. Ini menunjukkan kualitas MBG yang dimasak setiap hari baik, layak dikonsumsi dan dapat diterima masyarakat,” tegasnya.
Terkait sertifikasi, Eggy menjelaskan BGN saat ini tetap menempatkan SLHS sebagai salah satu persyaratan wajib. Namun, BGN juga mewajibkan setiap SPPG untuk melengkapi sertifikat halal dengan batas pengumpulan data hingga 12 September 2026.
Ia menyebut SLHS SPPG di Kabupaten Ciamis telah mencapai 100 persen, sementara data sertifikat halal masih dalam proses pemutakhiran.
“Untuk SLHS sudah 100 persen. Saat ini kami sedang mengumpulkan data sertifikat halal dan sertifikasi lainnya. Saya lihat SPPG Ciamis-Panyingkiran 1 ini keduanya sudah terpenuhi, sehingga sudah siap menyesuaikan dengan aturan terbaru BGN,” jelasnya.
Eggy berharap SPPG Panyingkiran 1 tidak berhenti pada capaian administratif, tetapi terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk menghadirkan menu yang semakin variatif dan disukai anak-anak.
“Harapannya ke depan menunya semakin variatif, disukai anak dan dikonsumsi dengan baik, sehingga manfaatnya bukan hanya menyediakan makanan setiap hari, tetapi benar-benar meningkatkan gizi anak,” pungkasnya. (Dods)
Baca Juga Sempat Terbit Surat Suspend, SPPG Lakbok Sindangangin 3 Dipastikan Tetap Operasional
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang