Akibat Banjir Warga Penuh Kecemasan, Gun Gun Guntara : Ini Kurang Seriusnya Dari Pengambil Keputusan

Akibat Banjir Warga Penuh Kecemasan

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Memasuki hari ketiga, banjir terus melanda hulu Sungai Citanduy, yang meliputi Desa Panumbangan, Desa Tanjungmulya dan sebagian Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.

Menanggapi kejadian ini, para pemerhati lingkungan dari Komunitas Pelindung angkat bicara, penduduk serta petani terpaksa menyerah, tidak berani menyalahkan siapa pun.

baca juga https://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia

“Sementara kita semua tahu ada Gunung Sawal, Gunung Cakrabuana, Gunung Talagabodas, dan Gunung Galunggung, kondisinya cenderung memburuk dengan dalih banyak peruntukan ekonomi yang dialihkan,” kata Gun Guntara dalam sebuah pernyataan di halaman fanpage pribadinya, Kamis (21 April 2022).

Puluhan bahkan ratusan hektare milik petani dan penggarap selalu menjadi korban, jelasnya.

Gun Gun Guntara : Ini Kurang Seriusnya Dari Pengambil Keputusan

Gun Gun Guntara – Pemerhati Lingkungan dari Komunitas PELINDUNG.

“Mereka bertani untuk menjaga ketahanan pangan negara.” tegas dia

“Meskipun mereka bertani penuh dengan kecemasan, takut banjir, takut kekeringan. Semuanya harus dilakukan untuk memberi makan anak-anak dan istri mereka,” Ungkap Gun Gun.

Selain itu, Gun Gun Guntara menegaskan bahwa selama ini tidak dapat disangkal berbagai upaya dari semua pihak, namun saya melihat secara serius kurangnya keseriusan dari para pengambil keputusan. Dari perwakilan rakyat yang seolah-olah mengabaikan banjir dan kekeringan yang sedang berlangsung. Dan terus mengabaikan perubahan penggunaan lahan di daerah tangkapan air. tuturnya

“Ini tanggung jawab kita bersama, berdasarkan kemampuan dan peran fungsi masing-masing,” ujarnya.***A.Yayat/A.Suryana

baca juga Ketua DPC Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Hendra, Apresiasi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2022

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!