Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com, — Aturan baru terkait bantuan langsung tunai (BLT) dana desa resmi diterbitkan Kementerian Pembangunan Desa dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), dan sekarang telah memperpanjang program BLT dana desa hingga Desember 2020 karena di tengah pandemi virus corona (Covid-19) anggaran dana desa dialihkan menjadi BLT dana desa sebagai upaya perlindungan sosial, Pemerintah pun memperpanjang masa pemberian bantuan tersebut sampai akhir Desember 2020 dikarenakan pandemi covid-19 belum pasti kapan akan berakhirnya.

Sebagaimana yang sudah tercantum dalam PMK Nomor 50 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas PMK Nomor 205 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Dana Desa. Salah satu poin krusialnya yaitu penyaluran BLT DD diperpanjang hingga enam bulan. yang sebelumnya, penyaluran BLT DD itu diberlakukan selama tiga bulan sebagaimana yang sudah diatur dalam PMK Nomor 40 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PMK Nomor 205 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Dana Desa Terhitung Sejak April hingga Juni dengan besarannya bantuan mencapai Rp 600 ribu per orang untuk setiap bulannya akan tetapi untuk BLT DD tahap 2 yang sekarang sebesar Rp 300 ribu per bulannya.

Desa sukaraharja kecamatan cisayong merupakan salah satu desa yang sedang menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa tahap 2 untuk 167 KPM yang terkena dampak akibat virus covid-19 agar dapat membantu mengurangi beban masyarakat.

Penyaluran BLT DD tersebut didampingi, pendamping desa, Babinsa, Babinkamtibmas, serta seluruh unsur muspika.

Uju yang kesehariannya menarik ojek warga kampung sindang ngelet desa sukaraharja kecamatan cisayong selaku masyarakat penerima bantuan BLT DD tahap 2 menjelaskan kalau adanya bantuan tersebut sangat membantu untuk dirinya dalam kehidupan sehari-hari serta meringankan beban di tengah wabah covid-19. jelasnya.

“alhamdulillah meskipun nominal bantuannya 300 ribu namun sangat membantu bagi saya dalam meringankan beban di masa pandemi ini karena penghasilan saya menurun drastis”. ungkap Uju.

Sementara menurut Farid Zaelani, S.Kom selaku kepala desa sukaraharja menjelaskan kalau Penyaluran BLT DD tersebut sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terkena dampak dari wabah covid-19 supaya dapat membantu dalam memulihkan perekonomian. jelasnya.

“Semoga saja dengan adanya BLT DD ini menjadi recovery ekonomi bagi warga masyarakat sesuai harapan pemerintah dan masyarakat kami harap dapat mempergunakan dengan baik dan lebih bermanfaat dari BLT DD ini”. harapnya***uwa

Leave a Reply