Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com – Pengerjaan rehabilitasi Gedung Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Tasikmalaya tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, proyek tersebut diduga menggunakan sumber pendanaan yang tidak jelas atau kerap disebut sebagai dana siluman.
Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah pihak mempertanyakan transparansi anggaran dalam pelaksanaan rehabilitasi gedung yang saat ini sedang berlangsung. Di lokasi proyek, tidak ditemukan papan informasi kegiatan sebagaimana mestinya, yang seharusnya memuat keterangan nilai anggaran, sumber dana, serta pelaksana proyek.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat dan aktivis pengawas kebijakan publik. Mereka menilai, ketidakjelasan informasi anggaran berpotensi melanggar prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Setiap proyek yang menggunakan anggaran negara atau daerah wajib dipublikasikan secara terbuka. Jika tidak ada papan proyek, wajar jika publik menduga adanya kejanggalan,” ujar salah seorang aktivis di Tasikmalaya.
Saat di konfirmasi, Anton selaku PPTK didampingi Yuli selaku kasubag umum dan kepegawaian di Bappelitbangda mengatakan kalau kegiatan tersebut masih dalam proses pekerjaan dan belum selesai karena masih bertahap.
“Pekerjaan ini dilaksanakan oleh pihak ke 3 melalui barjas dan masih berjalan sampai sekarang. Untuk anggarannya itu dari APBD dan untuk masalah papan informasi memang tidak ada karena sudah tercantum dalam berkas kontrak kerja sama”. Ungkapnya.
Dengan demikian, pihak Bappelitbangda kabupaten tasikmalaya diduga kuat sudah seenaknya menggunakan uang negara tanpa memperhatikan aturan dan regulasi. (Mar/Win)
Baca Juga SMKN 1 Ciamis Juara 1 Gapura Pancawaluya KCD XIII, Bukti Sekolah Berkarakter Unggul
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang