Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.
Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com
Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Menindak lanjuti pemberitaan sebelumnya terkait permasalah BUMDes yang ada di Desa Sukasari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis, Beberapa masyarakat terus mempertanyakan modal penyertaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Sukasari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis.

Pasalnya menurut warga masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya, penyertaan modal BUMDes dari tahun 2015 hingga sekarang sekitar Rp 300 juta tidak jelas bentuk pelaporan keuangannya kepada masyarakat dan tidak ada kemajuan hingga perkembangannya bagaimana. Ucapnya
Diberitakan sebelumnya oleh beberapa media online bahwa pada poinnya, “kenapa penyertaan modal dari 2015, 2016, 2017 dan 2018 tidak dilaporkan penyertaan modal ke Sistem Informasi Desa (SID) Kemendes, sedangkan 2019 dilaporkan Rp 102jt ke SID Kemendes” pihak Desa tidak bisa memberikan alasan yang logis kepada pihak wartawan.
Bahkan saat dipertanyakan siapa operator SID nya, di jawab oleh Sekretaris Desa, “Dirinya merangkap operator” artinya tidak maksimalnya para perangkat desa merupakan kelemahan SDM dan tanggungjawab pemangku Kebijakan Desa Sukasari.

Hingga saat ini pihak Pemerintahan Desa Sukasari belum memperlihatkan cash flow laporan keuangan BUMDes.
Saat berita diawal dugaan tidak transfaransi nya anggaran Penyertaan Modal BUMDes, pihak Pemdes Sukasari memberikan uang sebesar Rp 500.000,- sebagai bentuk gratifikasi untuk menutup berita yang ditayangkan oleh Media Online analisaglobal.com dan BrigadeNews, namun dari redaksi kedua media tersebut dipastikan tidak pernah menerima sepeser pun, bahkan ketika selesai konfirmasi pun, menolak menerima amplop yang sudah disiapkan oleh pihak Pemdes Sukasari Banjarsari ke Salah satu wartawan.
Dengan adanya kejadian tersebut, analisaglobal.com mencoba mengkonfirmasi ke pihak DPMD Kabupaten Ciamis yaitu Ibu Iin dan Inspektorat Kabupaten Ciamis H. Deden melalui pesan singkat WhatsApp, akan tetapi sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban dari pihak PMD dan Inspektorat.

Diharapkan para pihak terkait dalam hal ini Inspektorat, Dinas PMD, Tipikor Polres Ciamis dan Kejaksaan Negeri Ciamis segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan penyelewengan anggaran negara tersebut. Karena walau bagaimanapun Korupsi adalah musuh bersama***Red
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang