IPJT Jawa Tengah Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi, Perkuat Soliditas serta Dorong Profesionalisme Wartawan

Jawa Tengah, analisaglobal.com – Sekretariat Bersama Insan Pers Jawa Tengah (Sekber IPJT) menggelar kegiatan silaturahmi dan konsolidasi yang melibatkan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta KSB se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Graha, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu (12/04/2026).

Acara ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Umum IPJT, Firdaus, bersama jajaran pengurus DPP, para Ketua DPC, anggota, serta insan pers dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian Surat Keputusan (SK) kepada para Ketua DPC sebagai bentuk penguatan struktur organisasi di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Firdaus menyampaikan bahwa IPJT sejatinya telah memiliki fondasi organisasi yang kuat sejak awal berdiri. Namun, dinamika internal yang sempat terjadi, khususnya di ruang digital, menjadi tantangan yang harus disikapi secara bijaksana.

“Organisasi ini sudah besar sejak awal. Kita semua paham sempat ada dinamika, terutama di media sosial. Maka di tahun 2026 ini, kami bersama para pendiri dan pengurus berinisiatif untuk menyatukan kembali frekuensi dan mengaktifkan IPJT agar kembali solid dan berdaya,” ujarnya.

Firdaus juga menegaskan bahwa IPJT tidak berseberangan dengan Dewan Pers, melainkan hadir sebagai wadah untuk memperkuat eksistensi wartawan tanpa adanya diskriminasi. Ia menyoroti pentingnya menghapus stigma negatif terhadap profesi wartawan.

Baca Juga DLH Kota Tasikmalaya Sapu Bersih TPS Liar, Wujudkan Kota Resik Bersih Sehat

“Kita tidak melawan Dewan Pers. Justru kita ingin membuktikan bahwa tidak boleh ada diskriminasi terhadap wartawan. Istilah seperti ‘wartawan abal-abal’ harus dihapuskan karena merendahkan martabat profesi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Firdaus menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan wartawan melalui program sertifikasi. IPJT, kata dia, tengah mendorong program Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) sebagai langkah konkret dalam meningkatkan profesionalisme anggota.

“Kita dorong program SKW untuk meningkatkan kualitas dan pengakuan profesional wartawan. Ke depan, kita harapkan memiliki standar hingga tingkat nasional bahkan internasional,” jelasnya.

Dalam arahannya, ia juga mengingatkan seluruh anggota agar tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, wartawan memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi sekaligus suara masyarakat.

“Wartawan harus berpegang pada kejujuran, tidak membuat berita yang bersifat fitnah, dan selalu mengedepankan etika jurnalistik,” tambahnya.

Firdaus juga berharap para Ketua DPC dapat menjadi motor penggerak organisasi di daerah masing-masing, sekaligus membangun komunikasi dan kolaborasi yang kuat antarwilayah.

“Ketua DPC harus menjadi lokomotif organisasi. Bangun komunikasi, saling berbagi ilmu, dan tingkatkan loyalitas demi kemajuan bersama,” pesannya.

Selain fokus pada penguatan organisasi, IPJT juga didorong untuk memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat. Peran wartawan, menurut Firdaus, tidak hanya sebatas menyampaikan berita, tetapi juga mampu hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial.

Melalui kegiatan silaturahmi dan konsolidasi ini, diharapkan IPJT Jawa Tengah semakin solid, profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Yaya Kusmayadi)

Baca Juga FORWAPI Gelar Halal Bihalal dan Santunan di Kota Banjar, Perkuat Soliditas dan Komitmen Karya Jurnalistik

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!