Jelang Nataru, RSUD Ciamis Siapkan Penambahan SDM di IGD

Jelang Nataru 2024

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2024, RSUD Ciamis lakukan penambahan SDM di Instalasi Gawat Darurat ( IGD ) untuk mengantisipasi adanya peningkatan pasien yang masuk ke RSUD Ciamis.

dr. Bayu Yudiawan Kabid Pelayanan RSUD Ciamis menuturkan, untuk persiapan Natal dan tahun baru 2024, kita sebetulnya tidak ada yang khusus cuma untuk beberapa hal kita menyiapkan penambahan SDM terutama untuk SDM Di Instalasi Gawat Darurat karena memang kita juga menyiapkan TRC (Tim Reaksi Cepat), tuturnya. Senin (18/12/2023).

“Adapun yang kita takutkan atau kita khawatirkan adanya kejadian luar biasa yang dimaksud di sini kelihatan luar biasa itu kejadian yang memang menimbulkan dampak korban yang banyak, seperti kecelakaan lalu lintas dan lain-lain yang memang sering terjadi ketika ada peningkatan arus menghadapi libur Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya.

dr. Bayu Yudiawan juga menjelaskan, kita masih terfokus pada layanan di internal Rumah Sakit sebagai pusat rujukan dengan jejaring rumah sakit – rumah sakit lain, jelasnya.

Baca Juga Panwascam Sadananya Sosialisasikan Publikasi Dokumentasi Pengawasan Logistik Tingkat Kecamatan

RSUD Ciamis Siapkan Penambahan SDM di IGD

“Selain itu juga kalau di alur-alur transportasi posko di Daerah-Daerah verifan itu kewenangannya atau dikoordinasi oleh Dinas, biasanya melibatkan pembuatan posko di Daerah-Daerah rawan dan di area perbatasan serta menyiapkan ambulan untuk mobilitasi korban ke Daerah masing-masing wilayah kerja subtitusi kesehatan seperti Puskesmas dan klinik,” kata dr. Bayu Yudiawan.

Selanjutnya, seiring dengan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat sehingga meningkatkan arus lalu lintas yang cukup padat biasanya ada kecelakaan-kecelakaan kendaraan baik itu kecelakaan bermotor baik itu roda dua dan roda empat.

“Adapun yang paling sering terjadi kecelakaan memang yang masuk ke IGD itu dihitung-hitung kebanyakan kecelakaan pengendara motor, tapi yang kita khawatirkan mobilisasi masa yang cukup banyak ini juga berkaitan dengan kejadian-kejadian kegawatdaruratan selain kecelakaan lalu lintas kita juga mewaspadai adanya infeksi energi. Infeksi emerging itu adalah infeksi yang memang potensial untuk beresiko menular terhadap resiko yang kita hadapi sekarang,” terangnya.

Dalam himbauanya, dr Bayu Yudiawan mengatakan, untuk kendaraan bermotor roda dua yang resikonya lebih tinggi diharapkan selalu menggunakan helm, menggunakan pelindung-pelindung tambahan seperti deker dan sepatu yang aman, imbaunya.

“Selanjutnya untuk orang tua – orang tua yang membawa anak-anak kecil terutama balita kalau bisa jangan paksakan pakai kendaraan bermotor roda dua karena daya tahan tubuh mereka belum siap untuk menerima perjalanan jauh dalam posisi itu lebih bagus naik transportasi umum yang lebih aman,” tutupnya. (Dods)

Baca Juga Pastikan Pasokan Listrik Aman Menjelang Nataru 2024, PLN ULP Ciamis Laksanakan Gelar Pasukan dan Peralatan

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!