Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Setelah muncul pemberitaan bertajuk “Sekdes Petir Hilir Akui Kadus Sukaharja Jarang Masuk, BPD Desak Teguran Tegas”, kini Kepala Dusun Sukaharja, Idon, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menolak tugas atau sengaja mangkir dari kewajiban sebagai perangkat desa.
Saat dihubungi melalui pesan singkat whatsapp, menurut Idon, ketidakhadirannya di kantor desa selama ini terjadi karena tidak lagi difungsikan secara aktif oleh Pemerintah Desa Petir Hilir sejak proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) beberapa waktu lalu.
“Saya bukan tidak mau kerja. Tapi sejak penyusunan RPJMDes, saya memang tidak lagi dilibatkan dalam kegiatan desa. Tidak ada undangan rapat, tidak ada pembagian tugas. Jadi saya merasa seperti tidak difungsikan lagi,” ungkap Idon saat dihubungi, Kamis (9/10/2025).
Idon menuturkan, sejak dirinya jarang dilibatkan, hampir seluruh urusan pemerintahan di wilayah Sukaharja ditangani langsung oleh pihak desa tanpa koordinasi dengannya.
“Saya tetap aktif di masyarakat, membantu warga kalau ada urusan di lapangan. Tapi dalam struktur resmi desa, saya tidak lagi diberi ruang berperan. Kalau memang sudah tidak dibutuhkan, saya siap menerima keputusan resmi. Yang penting jelas,” tegasnya.
Idon juga menepis anggapan bahwa dirinya hanya memberi alasan lewat pesan WhatsApp tanpa dasar. Ia menilai tudingan tersebut tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya.
“Saya tetap berkoordinasi, tapi kalau tidak pernah dilibatkan, apa yang mau saya laporkan?” katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Desa Petir Hilir, Hidayatul Anwar, mengakui bahwa Kepala Dusun Sukaharja memang jarang hadir di kantor desa selama beberapa bulan terakhir, meski sering memberikan izin melalui pesan singkat. Sedangkan Ketua BPD Petir Hilir, Ayep Komarudin, menilai hal itu sebagai bentuk lemahnya disiplin perangkat desa dan meminta agar pemerintah desa mengambil tindakan tegas.
Kini, klarifikasi Idon membuka sudut pandang baru dalam persoalan tersebut. Ia berharap pemerintah desa segera melakukan evaluasi terbuka untuk memastikan setiap perangkat memiliki peran dan fungsi yang jelas, agar roda pemerintahan di Desa Petir Hilir berjalan profesional dan transparan.
“Saya siap bekerja kapan pun jika memang diberikan tanggung jawab. Tapi jangan hanya disalahkan tanpa dilibatkan,” pungkasnya. (Dods)
Baca Juga Sekdes Petir Hilir Akui Kadus Sukaharja Jarang Masuk, BPD Desak Teguran Tegas
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang