Pangandaran, analisaglobal.com ā Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pangandaran melayangkan protes keras terhadap Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangandaran.
Protes tersebut dipicu oleh sikap Koordinator SPPG yang dinilai menghindar dari audiensi penting terkait dugaan problem serius dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Pangandaran, termasuk adanya usulan penutupan sejumlah dapur MBG.
Sekretaris KNPI Kabupaten Pangandaran, Tian Kadarisman, menyebut sikap tertutup SPPG semakin menguatkan dugaan adanya upaya menghindari tanggung jawab publik mengenai kondisi dapur-dapur MBG.
Menurutnya, berbagai indikasi penolakan dan tarik-ulur jadwal audiensi memperlihatkan ketidakseriusan SPPG dalam menyikapi persoalan yang diduga mengancam keberlangsungan program.
āKami, sebagai pemuda asli Pangandaran, berulang kali menunjukkan itikad baik untuk berdiskusi, bukan menyerang. Namun Koordinator SPPG justru memilih bungkam setelah kami meminta kepastian jadwal di hari kerja. Sikap ini menguatkan indikasi ketakutan untuk bersikap transparan terkait problem dapur MBG, bahkan ketika ada usulan penutupan dapur-dapur bermasalah,ā tegas Tian. Senin (01/12/2025)
KNPI menjabarkan kronologi penolakan audiensi yang dinilai sistematis. Surat audiensi resmi bernomor 26/B/Sek/XI/2025 dikirim pada hari Sabtu, kemudian ditolak oleh SPPG dengan alasan bukan hari kerja. Saat KNPI mengusulkan pertemuan pada hari Senin dan menanyakan lokasi, Koordinator SPPG mengklaim tidak memiliki kesekretariatan yang memadai untuk menerima audiensi.
Baca JugaĀ Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh
Respons tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa pihak SPPG sengaja menghindari pembahasan mengenai problem dapur MBG.
KNPI menegaskan bahwa persoalan ini bersifat mendesak karena dugaan masalah signifikan pada sejumlah dapur MBG telah memengaruhi kualitas dan kelancaran pelaksanaan program. Bahkan, dari laporan masyarakat dan kalangan pemuda, sudah muncul desakan agar dapur-dapur yang berkinerja buruk ditutup agar tidak semakin merugikan peserta program MBG.
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang