Pangandaran, analisaglobal.com – Kehadiran layanan hemodialisa (cuci darah) di RSUD Pandega Pangandaran menjadi angin segar bagi para penderita gagal ginjal, baik kronis maupun akut. Layanan ini menggunakan mesin khusus untuk menyaring darah sebagai terapi pengganti ginjal, dan didukung oleh dokter spesialis, perawat terlatih, serta fasilitas pendukung seperti laboratorium dan EKG.
Selain itu, layanan ini juga telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan sehingga semakin memudahkan pasien. Salah satu pasien hemodialisa, Ajat Sudrajat, mengungkapkan rasa syukurnya atas ketersediaan layanan tersebut.
Melalui unggahan di akun resmi RSUD Pandega, ia menceritakan bahwa sebelum adanya layanan cuci darah di Pangandaran, dirinya harus melakukan terapi di RSU Banyumas. Jarak tempuh yang jauh dari tempat tinggalnya di Cijulang membuatnya harus mengeluarkan biaya transportasi cukup besar.
“Setelah ada layanan Hemodialisa di RSUD Pandega, saya sangat terbantu. Tidak perlu lagi jauh-jauh, biayanya juga lebih ringan,” ujarnya.
Ajat juga menilai fasilitas yang diberikan RSUD Pandega sudah sangat memadai. Ia menyebutkan bahwa fasilitas tempat tidur otomatis dan kenyamanan ruang layanan sudah lebih baik dibandingkan beberapa rumah sakit lain yang pernah ia datangi.
Ketersediaan pelayanan BPJS Kesehatan turut memberikan kemudahan bagi Ajat selama menjalani terapi selama 3,5 tahun terakhir. “BPJS sangat membantu. Selama menjalani cuci darah, saya sangat terbantu,” tutupnya. (driez)
Baca Juga Najwa Lutfiah Sidik Wakili Pangandaran di Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang