Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Pemerintah Desa (Pemdes) Dawagung bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan kunjungan langsung ke rumah dua anak yang dilaporkan enggan melanjutkan sekolah. Rabu (21/05/2025)
Kegiatan ini merupakan respons atas laporan dari pihak SD Negeri Dawagung 1, yang menyampaikan keluhan terkait siswa yang tidak masuk sekolah dan meminta bantuan dari Pemdes.
Anak yang dikunjungi adalah Rifki, warga Kampung Sidangasih RT 05, dan Arina, warga Kampung Tanjungjaya RT 06, Desa Dawagung, Kecamatan Rajapolah. Kunjungan ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab anak-anak tersebut enggan bersekolah serta memberikan motivasi dan dukungan agar mereka kembali melanjutkan pendidikan.
Baca Juga Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Keterangan dalam Sidang Sengketa Hasil PSU di MK
Kepala Desa Dawagung, H. Trio Wibowo Budi, menegaskan bahwa pendidikan adalah hak semua anak dan menjadi tanggung jawab bersama. “Jangan sampai ada anak atau masyarakat yang putus sekolah, karena mereka adalah generasi masa depan. Setidaknya mereka harus memiliki ijazah sebagai bekal hidup,” ujarnya.
Langkah ini mendapat apresiasi dari warga setempat dan diharapkan dapat menjadi solusi awal dalam menanggulangi masalah anak putus sekolah di wilayah tersebut. Pemdes Dawagung berkomitmen untuk terus mendukung dunia pendidikan demi masa depan generasi muda yang lebih baik. (AD)
Baca Juga Tiang Jaringan Tegangan Rendah (JTR) Roboh, PLN ULP Pangandaran Kerahkan 8 Personil
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang