Pemdes Karangmulya dan UPTD PKM Padaherang Gelar MMD

Kabupaten Pangandaran, analisaglobal.com — Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) adalah pertemuan perwakilan warga desa beserta tokoh masyarakatnya dan para petugas untuk membahas hasil Survei Mawas Diri (SMD) dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari hasil Survei Masyarakat Desa.

MMD ini dilaksanakan di Aula Desa Karangmulya, Selasa (20/10/2020), hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Karangmulya Wahyuman beserta para staf Desa, BPD, Babinsa Koramil Padaherang, Kepala UPTD Puskesmas Padaherang Suryati, Ketua Penggerak PKK Desa Suprihatin, Karang Taruna, LPM, beberapa tokoh masyarakat Desa Karangmulya.

Dalam pembukaannya Kepala Desa Karangmulya Wahyuman, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kepala Puskesmas Padaherang yang selalu support membantu di Desa Karangmulya selama ini dan kepada seluruh staf Desa, lembaga desa dan masyarakat Desa.

Tambah Wahyuman, bahwa tujuan dilaksanakannya Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) ini adalah Masyarakat mengenal masalah kesehatan di wilayahnya. Masyarakat bersepakat untuk menanggulangi masalah kesehatan melalui pelaksanaan Desa Siaga dan Poskesdes. Masyarakat menyusun rencana kerja untuk menanggulangi masalah kesehatan, melaksanakan desa siaga dan poskesdes, paparnya.

Sementara Keynote Speaker dari UPTD Puskesmas Padaherang Suryati, memaparkan beberapa hal terkait SMD bidang kesehatan antara lain masyarakat harus bisa mengidentifikasi masalah, penentuan prioritas masalah, menggali dan memecahkan masalah kesehatan dan memunculkan berbagai usulan rencana kegiatan untuk tahun 2021 apalagi dimasa pandemi Covid – 19 ini tentunya harus menerapakan protokol kesehatan dengan pola 3 M, ungkapnya.

Adapun hasil dari SMD masalah Kesehatan masyarakat di Desa disampaikan oleh Suryati antara lain :
1. Balita tidak mendapatkan imunisasi lengkap, 11.9 %.
2. Ibu hamil tidak rutin mengkonsumsi TTD selama kehamilan, 5.3 %.
3. Anggota keluarga merokok dalam rumah, 77 %.
4. Anggota keluarga belum menggunakan jamban sehat, 12.6 %.
5. Belum menerapakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Virus Covid-19, seperti jaga jarak, memakai masker bila aktivitas keluar rumah, 9.7 %.

Ada 3 hal yang menjadi skala prioritas masalah kesehatan di Desa Karangmulya ini yaitu :

1. Jamban sehat.
2. Imunisasi dasar lengkap.
3. Merokok dalam rumah.

Lebih lanjut Suryati juga mengatakan untuk berbagai macam usulan kegiatan program kesehatan ini diharapkan juga  bisa bersinergi dengan perencanaan Desa Karangmulya sehingga masalah kesehatan tidak hanya menjadi tanggungjawab puskesmas tetapi Desa juga bisa turut berperan terutama untuk mensuport program kesehatan yang urgent dan dibutuhkan masyarakat, pungkasnya.***diet

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published.