Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — LPMP Sukahaji Waterboom bersama Komunitas RSBS, menggelar roadshow Ramadhan yang diisi dengan sosialisasi rumah sampah berbasis sekolah/parenting.
Kali ini kegiatan tersebut di laksanakan di aula Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku, pada hari Sabtu, (16/4/2022). Selain itu juga, acara diisi dengan kegiatan Fun Game/Ice Breaking dan Kuis Ramadhan.
Ade Suci Permana selaku Kades Muktisari dalam sambutannya menyampaikan, kami sangat berterimakasih dengan diadakannya Roadshow Ramadhan yang dilakukan oleh LPMP Sukahaji Waterboom dan Komunitas RSBS yang saat ini dilaksanakan di Desa Muktisari.
Dengan diadakannya sosialisasi tersebut bisa mengedukasi kepada warga dan bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama bagi Ibu-ibu PKK agar bisa dikembangkan dilingkungannya masing-masing.
“Utamanya kegiatan ini sambil “Ngabuburit” yang diisi dengan kegiatan yang positif”, imbuhnya.

Sementara itu, disampaikan Rido sebagai nara sumber dari LPMP Sukahaji Waterboom mengatakan tujuan kegiatan Roadshow Ramadhan ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang kepedulian terhadap lingkungan khususnya permasalahan sampah.
Karena di bulan Ramadhan ini produksi sampah cukup besar, sehingga kalau tidak diimbangi dengan edukasi terus menerus sampah akan menjadi permasalahan besar di bulan Ramadhan.
“Ini kan, salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan juga salah satu program edukasi rutin. Karena wisata Sukahaji Waterboom full tutup selama bulan Ramadhan, jadi untuk mengisi kekosongan kami lakukan edukasi secara Roadshow,” kata Rido.
Ia menambahkan, untuk kegiatan ini kami targetkan sebanyak 60 tempat dan sampai saat ini sudah 30 tempat yang kami kunjungi. Saking banyaknya antusiasme warga, sampai saat ini masih banyak yang minta, namun sudah kami stop karena waktu dan tim yang terbatas.
“Kita tim nya cuma 4 orang, jadi permintaan dari daerah lain seperti Malangbong, Banjar dan Cisaga belum bisa kami layani. Jadi untuk daerah yang tidak kami kunjungi bisa datang ke Sukahaji Waterboom sebagai sentral edukasi,” pungkas Rido.***A.Yayat/A.Suryana
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang