Kota Tasikmalaya, analisaglobal.com — SLBN Bungursari Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan tasyakur dan peresmian revitalisasi bangunan serta Ruang Kelas Baru (RKB) yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan kampus SLBN Bungursari dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tenaga pendidik, serta tokoh masyarakat.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah SLBN Bungursari beserta jajaran guru dan staf, Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XII, Kapolsek Bungursari, Danramil, Camat Bungursari, Kepala Puskesmas, para kepala sekolah tingkat SD, SMP, SMA/SMK dan sederajat, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.
Kepala SLBN Bungursari, Hj. Endang Rubiandini, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tasyakur ini merupakan peresmian secara internal di tingkat sekolah. Sementara peresmian secara global tingkat Provinsi Jawa Barat telah dilaksanakan sebelumnya di Kabupaten Kuningan dan diresmikan langsung oleh Menteri terkait.
Baca Juga PLN Banjar Kota Sosialisasikan K3 Ketenagalistrikan kepada Penebang Kayu
“Pada Tahun Anggaran 2025, SLBN Bungursari menerima bantuan revitalisasi dan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Hari ini kami menggelar tasyakur sebagai ungkapan rasa syukur karena seluruh program pembangunan telah selesai dilaksanakan,” ujar Hj. Endang.
Ia menjelaskan, terdapat enam bangunan hasil revitalisasi yang kini telah rampung dan siap digunakan, di antaranya kantin, ruang UKS, ruang keterampilan basah, perpustakaan, serta ruang kelas baru. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran serta pengembangan potensi peserta didik berkebutuhan khusus.

Hj. Endang juga mengungkapkan bahwa perkembangan peserta didik di SLBN Bungursari menunjukkan kemajuan yang signifikan. Ia berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah, baik tingkat provinsi maupun daerah, agar pelayanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dapat terus ditingkatkan.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah XII Kota Tasikmalaya, Zhairy Andhryanto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pembangunan di SLBN Bungursari terbagi dalam dua skema pendanaan.
“Pertama, revitalisasi yang bersumber dari APBN melalui kementerian, dan kedua pembangunan ruang kelas yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat,” terangnya.
Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam pemenuhan layanan pendidikan, khususnya dalam aspek aksesibilitas dan penyediaan sarana prasarana, termasuk kebutuhan ruang kelas bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Dengan diresmikannya revitalisasi dan RKB tersebut, diharapkan seluruh anak usia sekolah, khususnya di wilayah KCD XII, dapat terlayani secara optimal serta mendorong peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di SLBN Bungursari maupun di Kota Tasikmalaya secara umum. (RR)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang