Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Selain menjabat sebagai Kawil (Kepala Wilayah) Sukamaju Desa Sukamaju Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, Tatang Hidayat (39) memiliki usaha sampingan untuk membantu warganya dengan membuat bahan baku kompos dan kosmetik dari daun cariang/namu sejenis talas. Sekilas jika dilihat seperti tembakau yang sudah di recah dan di keringkan.

Usaha pengolahan daun cariang yang berlokasi di Dusun Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis milik Tatang Hidayat ini sudah berjalan selama satu (1) tahun dengan memberdayakan warga setempat sekitar 150 orang.

Tatang menuturkan, dengan pengolahan daun cariang ini dapat membantu kebutuhan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di daerah. “Membantu masyarakat membuka mata pencaharian dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar.” tuturnya. Selasa (29/06/2021).

“Usaha pembuatan bahan baku kompos ini bekerjasama dengan PT. Usaha Mandiri Ekspor Utama di Temanggung, Jawa Tengah. Bahan baku kompos ini di ekspor ke Australia dengan kapasitas 12 ton perbulan. Namun saat ini kapasitas yang di hasilkan baru 1-4 ton perbulan.” Jelasnya

“Bahan baku kompos dari daun cariang ini diekspor ke Australia bekerjasama dengan PT. Usaha Mandiri Ekspor Utama, saya hanya baru bisa memasok 1-4 ton perbulan.” Ujar Tatang

Selanjutnya Tatang menambahkan, saya memberdayakan masyarakat dengan membeli daun cariang basah seharga Rp. 1000 perkilo. Perbandingan dari 5 kg daun cariang basah menghasilkan 1 kg bahan baku kompos kering seharga Rp. 15.000 perkilo bahan baku kompos kering sudah jadi.

Karena di Kabupaten Ciamis penggiat usaha pengolahan daun cariang masih sedikit, saya berharap usaha ini menjadi suatu peluang usaha untuk di kembangkan.

“Saya berharap usaha ini bisa berkembang hingga memiliki pabrik sendiri dan bisa memenuhi kuota ekspor yang di butuhkan sebanyak 12 ton perbulan hingga lebih,” pungkasnya.

Sementara itu, Omloh salah satu karyawan pengolahan daun cariang mengatakan merasa dibantu adanya mata pencaharian dengan pengolahan daun cariang menjadi bahan baku kompos. Bahan baku daun cariang kami menerima dari pemasok yang di kirim dari Garut, Kawali, Salawu dan Singaparna.

“Bahan bakunya dikirim dari luar daerah Sukamaju karena kebutuhan bahan baku dari wilayah Kab. Ciamis sendiri belum mencukupi kebutuhan produksi,” pungkasnya***A.Yayat H/Goez

Leave a Reply