Pangandaran, analisaglobal.com – Postingan sosial media di Instagram (IG), manajemen RSUD Pandega Pangandaran terus laksanakan inovasi dalam mengedukasi warga masyarakat Pangandaran.
Salah satunya mensosialisasi pelayanan dengan “Triase IGD”, yaitu pemilihan derajat kegawatan pasien di IGD. Kamis (05/03/2026)
Dalam menangani pasien IGD, diutamakan pasien gawat darurat berdasarkan tingkatannya yang dikenal dengan sistem TRIASE.
“Tentunya masyarakat pernah menunggu lama waktu di IGD, padahal datangnya lebih dulu, hal tersebut dikarenakan IGD ada yang namanya Triase”.
Baca Juga Sinergi PLN dan Forkopimda Ciamis Nyalakan Harapan Warga Lewat Program Light Up The Dream
Jadi penangan pasien diprioritaskan berdasarkan kegawatdaruratannya, bukan urutan kedatangannya.
Pasien yang kondisinya paling darurat akan ditangani terlebih dahulu supaya bisa segera mendapatkan pertolongan.
Ada 4 tingkatan warna dalam penanganan Triase, yaitu :
1. Warna Merah
Gawat darurat, mengancam nyawa dan harus ditangani segera, seperti : henti nafas/henti jantung, serangan jantung, syok, pendarahan hebat, kejang (sedang berlangsung), cedera kepala berat.
2. Warna Kuning
Darurat tidak gawat, tidak ada ancaman kematian namun dapat menyebabkan kecacatan, seperti : patah tulang, demam tinggi diatas 39°, diare dengan dehidrasi tinggi, asma, cedera kepala sedang, luka bakar, robek dan lain – lain.
3. Warna Hijau
Tidak gawat darurat, tidak mengancam nyawa, seperti mual muntah, diare tanpa dehidrasi, luka lecet, batuk pilek, sakit kepala, demam ringan dan lain – lain.
4. Warna Hitam
Pasien meninggal atau tidak ada lagi harapan hidup. (driez)
Baca Juga FKMS Ciamis Tegaskan Dukungan Program Makan Bergizi Gratis, Perkuat Kolaborasi Antar PIC MBG
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang