Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com,- Penyebaran virus covid-19 terus meningkat di beberapa daerah di Indonesia dan mendekati zona waspada, salah satunya Jawa Barat. Virus covid-19 memang belum hilang untuk itulah Gubernur jawa barat akan menerapkan kembali PSBB guna memutus penyebaran covid-19.

Virus covid-19 kali ini menyerang beberapa petugas medis puskesmas Salawu Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Diperkirakan lebih dari 5 orang yang positif covid-19. Namun, Untuk memastikan jumlah nakes yang positif maka pihak puskesmas melaksanakan Rapid Antigen terhadap seluruh Nakes atau melaksanakan 3 T (Tracing, Testing dan Treatment) dan hasilnya 6 orang tenaga kesehatan di Puskesmas Salawu positif covid-19.

Kepala Puskesmas Salawu Agus Sukmana saat dikonfirmasi terkait hal tersebut di kediamannya mengungkapkan kalau tenaga kesehatan dilingkungan puskesmas Salawu ada 6 orang yang positif covid-19, maka dari itu pelayanan untuk masyarakat di hentikan dulu mulai tanggal 22 Juni 2021 Pukul 08.00 WIB pagi sampai dengan tanggal 25 Juni 2021 Pukul 07.00 WIB pagi, adapun untuk penutupan atau pemberhentian sementara pelayanan puskesmas menurut Agus itu hasil koordinasi dengan DKPP dan lintas sektoral Kecamatan Salawu Juga atas ijin Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya. Ungkapnya. Selasa (22/06/21)

Agus juga menambahkan bahwa untuk pelayanan masyarakat di alihkan ke Puskesmas Mangunreja, Puspahiang, Tanjungjaya dan Singaparna, jadi kepada warga yang akan berobat silahkan datang ke Puskesmas tersebut. Imbuhnya

Lanjut Agus menjelaskan, kondisi ruangan Puskesmas dan poned sekarang sudah disterilkan dengan penyemprotan disinfektan, untuk mencegah penularan terhadap karyawan yang lainya. serta karyawan yang tidak terkena virus covid-19 saya tugaskan seperti biasa tapi dengan menerapkan Work Form Home (WFH). Jelasnya

“Kami pihak puskesmas mohon maaf atas penghentian pelayanan kami. insya Allah hari jum’at pukul 7 pagi puskesmas sudah bisa melayani masyarakat kembali dan saya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu patuhi protokol kesehatan dengan cara laksanakan 5 M, jauhi kerumunan dan kurangi mobilitas, meskipun sudah di vaksin tetap patuhi prokes”. tandas Agus***Yos Muhyar

Leave a Reply