Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Kontes dan pameran tanaman Bonsai yang diadakan komunitas BOYONG (Bonsai Cisayong Galunggung) dilaksanakan di lapangan Desa Nusawangi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya pada tanggal 3-6 Juni 2021 dan disambut antusias oleh para pecinta Bonsai.

Pengunjung Pameran Bonsai Di Desa Nusawangi Kecamatan Cisayong Diduga Abaikan Prokes. Sabtu (05/06/21). Foto Dokumen***UWA

Namun sangat disesalkan dengan adanya kontes dan lomba tersebut, di masa pandemi Covid-19 yang masih belum selesai ini banyak menarik para pengunjung dengan tidak menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang sudah di instruksikan pihak pemerintah guna memutus penyebaran virus covid-19.

Saat di wawancara di lokasi kegiatan, Jajang Nandi selaku ketua panitia mengungkapkan kalau pameran tersebut di ikuti para peserta se-kecamatan cisayong dan di ikuti beberapa pecinta Bonsai di luar kota dengan total peserta pameran sebanyak kurang lebih 800 peserta. Ungkapnya. Sabtu (05/06/21).

Jajang Nandi, Ketua Panitia Kontes dan Pameran Bonsai di Desa Nusawangi Kecamatan Cisayong. Sabtu (05/06/21) Foto Dokumen***UWA

“Pameran ini dilaksanakan untuk para pecinta Bonsai se-kecamatan tapi ada juga yang di luar kecamatan bahkan di luar kota yang ikut berpartisipasi dalam kontes ini. kontes ini awalnya untuk se-priangan Timur sebagaimana yang sudah di iklankan oleh bapak wakil gubernur Jawa Barat dalam medsosnya, akan tetapi hanya untuk wilayah Cisayong saja”. Jelas Jajang Nandi.

Sementara saat dipertanyakan terkait ijin pelaksanaan, Jajang menjelaskan kalau pihak panitia sudah menerima ijin dari pihak Satgas covid Kecamatan serta unsur muspika dengan menerapkan protokol kesehatan. Ujarnya

Para Juri/tim penilai kontes pameran bonsai diduga abaikan prokes tanpa masker. Sabtu (05/06/21). Foto Dokumen***UWA

Namun dari hasil pantauan analisaglobal.com di lapangan, kegiatan tersebut mengundang banyak kerumunan serta tidak menerapkan protokol kesehatan sebagaimana instruksi pemerintah. Bahkan tim penilaian (juri) pameran Bonsai tersebut pun tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak.

Dilain pihak menurut Danramil 1207/Cisayong Kapten Inf Herlan Ramdani saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp menyampaikan untuk masalah pameran bonsai tersebut saya tidak melarang, tetapi mempersilahkan kepada pihak pemerintah desa untuk melakukan kordinasi mengenai pelaksanaan tersebut dan sesuaikan dengan protokol kesehatan. tandasnya

Pengunjung Pameran Bonsai Di Desa Nusawangi Kecamatan Cisayong Diduga Abaikan Prokes. Sabtu (05/06/21). Foto Dokumen***UWA

analisaglobal.com pun kembali mencoba mengkonfirmasi kepada pihak Satgas Covid-19 kecamatan Cisayong melalui sambungan telepon seluler, baik Camat Cisayong Drs, Yayat S, Kasi Trantib Kecamatan Cisayong Drs. Agus serta Kepala Puskesmas Cisayong, akan tetapi sampai berita ini diturunkan, pihak satgas Covid-19 kecamatan Cisayong belum memberikan tanggapan terkait ijin pameran Bonsai tersebut yang mengundang kerumunan***UWA

Leave a Reply