Dinkes Ciamis Imbau Warga Waspada Penyakit di Tengah Cuaca Ekstrem

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang belakangan melanda sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ciamis, H. Edis Herdis, mengatakan bahwa antisipasi penyakit di musim hujan perlu difokuskan pada penguatan daya tahan tubuh serta menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri.

“Imunitas tubuh harus dijaga dengan pola makan dan minum yang teratur, bergizi seimbang, serta mencukupi kebutuhan cairan. Bisa juga dibantu dengan asupan vitamin, seperti vitamin C dan D,” ujarnya. Kamis, (29/1/2026).

Menurutnya, kebersihan lingkungan sangat penting untuk mencegah berkembangnya vektor penyakit, khususnya nyamuk penyebab demam berdarah. Ia menegaskan pentingnya penerapan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas, serta langkah pencegahan tambahan lainnya.

“Penyakit yang sering muncul di musim hujan antara lain demam berdarah, influenza, batuk dan pilek, diare, serta penyakit kulit,” jelasnya. Penyakit diare, kata dia, umumnya disebabkan oleh makanan dan minuman yang tercemar bakteri akibat sanitasi yang kurang baik.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan menggunakan sabun, mandi setelah kehujanan, serta menggunakan pakaian hangat, jas hujan, atau payung untuk melindungi tubuh dari paparan cuaca dingin.

Baca Juga Miris, Wartawan Dihalangi Saat Klarifikasi Anggaran Car Lift, Pelayanan SMKN Rajapolah Disorot

“Jika suhu tubuh terlalu rendah atau mengalami hipotermia, daya tahan tubuh akan menurun dan memicu penyakit seperti flu, infeksi saluran pernapasan, hingga masuk angin,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan risiko penyakit kulit akibat kontak langsung dengan air hujan atau genangan yang tercemar. Oleh karena itu, masyarakat diminta segera mandi bersih menggunakan sabun setelah terpapar air hujan, terutama jika melewati area yang berpotensi kotor.

Lebih lanjut, H. Edis Herdis menyampaikan bahwa seluruh UPTD Puskesmas di Kabupaten Ciamis yang berjumlah 37 unit telah disiagakan untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat cuaca ekstrem, termasuk potensi bencana banjir dan tanah longsor.

“Antisipasi ini membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat bersama jajaran pemerintah terkait. Dari sisi kesehatan, kami siap siaga memberikan pelayanan dan penanganan,” pungkasnya. (Dods)

Baca Juga FKP RKPD 2027, Bupati Ciamis Tekankan Perencanaan Realistis

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!