Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com, — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tasikmalaya melalui kepala bidang pemberdayaan dan kelembagaan masyarakat desa adakan pelatihan aplikasi E-HDW dan E-DMC-19 untuk para T.A atau Tim Ahli yang sudah diangkat kementerian desa yang bertempat di gedung serba guna desa Linggajati kecamatan Sukaratu dengan dihadiri para kepala desa se-kecamatan Sukaratu, Babinsa serta bhabinkamtibmas. Sabtu (24/10/2020).

Usai kegiatan Dra.Doris S, M,si selaku kepala bidang pemberdayaan dan kelembagaan masyarakat desa menjelaskan kalau elektronik human development worker (E-HDW) merupakan suatu operator untuk mendata masyarakat Stunting yang diakibatkan kekurangan makanan yang bergizi serta Desa Melawan Covid (E-DMC-19) merupakan aplikasi dari KEMENDES yang bertujuan untuk mengupdate data masyarakat yang terpapar Covid-19. jelasnya.

Dra.Doris S, M,si, kepala bidang pemberdayaan dan kelembagaan masyarakat desa. Sabtu (24/10/20) Foto Dokumen (Juse/Yos)

Doris juga menambahkan kalau tujuan dilaksanakannya pelatihan e-HDW dan e-DMC-19 tersebut supaya para operator dapat benar-benar memahami serta mengetahui tugas dan fungsinya dalam mengupdate data yang menjadi dasar dalam perencanaan untuk memutuskan kebijakan yang harus dilakukan pemerintah dalam pencegahan Stunting dan juga pencegahan terpaparnya virus Covid-19. imbuhnya.

“Kami melaksanakan pelatihan ini sesuai dengan Intruksi di dalam PERMENDES dan sudah dilaksanakan di beberapa kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya”. ungkap Doris.

Doris juga berharap kepada semua operator supaya mengikuti pelatihan sampai selesai secara tuntas dan apabila ada sesuatu yang kurang mengerti supaya bertanya langsung kepada fasilitator. Serta untuk kedepannya para operator dapat mengimplementasikannya di desa masing-masing jangan sampai TUKCING (Dibentuk Cicing). Harapnya

“saya berharap dengan adanya operator ini diharapkan nanti kami bisa mendapatkan data yang valid terkait Stunting serta data masyarakat yang terpapar virus Covid-19 di desanya masing-masing agar virus tersebut cepat hilang dan perekonomian masyarakat dapat pulih kembali”.Pungkasnya***Dede pepen/Yos

Leave a Reply