Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.
Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com,- Dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Dinas PUTRPP melalui Bidang perumahan dan permukiman laksanakan sosialisasi program RUTILAHU yang bertempat di aula Op room gedung setda kabupaten Tasikmalaya. Rabu (17/03/21).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung perwakilan pemerintah Provinsi Jawa Barat, Wakil Bupati Tasikmalaya Deni Ramdani Sagara, kepala dinas PUTRPP, Kepala dinas Sosial kabupaten Tasikmalaya serta unsur muspika lainnya.

Dalam sambutannya, wakil Bupati Tasikmalaya Deni Ramdani Sagara mengungkapkan dirinya sangat berterima kasih kepada pemerintah provinsi jawa barat yang sudah merealisasikan program RUTILAHU untuk kabupaten Tasikmalaya, serta dirinya berharap seluruh panitia yang terlibat dapat bekerja sama dalam pelaksanaannya supaya program RUTILAHU bisa terlaksana dengan baik. Ungkapnya
“Alhamdulillah untuk kabupaten Tasikmalaya mendapatkan kuota sebanyak 1.700 rumah tidak layak huni, saya berharap program RUTILAHU ini tepat sasaran serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang kurang mampu”.tandas Wabup Deni Ramdani Sagara.
Ditempat yang sama menurut Adi Abdullah Umar Jaelani ST, MM, selaku kasie Perencanaan teknis dan pengendalian perumahan DPUTRPP Kabupaten Tasikmalaya mengatakan bahwa dengan dilaksanakan nya kegiatan hari ini diharapkan kegiatan RUTILAHU di tahun 2021 dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rencana dan apa yang diharapkan oleh provinsi bahwa pada tanggal 01 April 2021 itu sudah ada pencairan keuangan ke rekening LPM. Ungkap Adi
“Untuk masalah mekanisme pencairan pun tadi sudah dijelaskan dan diharapkan tidak ada yang mendahului pembangunan, serta yang pasti dari mulai proposal ataupun segala macam nya bisa ditempuh dengan baik.” Jelasnya
Lanjut Adi menuturkan, karena untuk kelengkapan pun pada hari ini TFL sudah mulai menyusun proposal nya, dan mudah – mudahan tidak lama lagi dalam dua minggu ini atau ke depan proposal sudah selesai sehingga tinggal menunggu pencairan atau masuknya uang ke rekening. tuturnya

“Adapun keterlambatan pencairan, proposal itu bisa menjadi penyebab, jadi sekali lagi harapannya dari kegiatan hari ini TFL, Korfas ataupun LPM dapat bekerja dengan baik, sehingga dalam penyiapan segalanya bisa tepat waktu dan tidak terjadi keterlambatan.” tegas Adi
Masih menurut Adi, “jadi dihari ini 1.740 Unit RUTILAHU yang tersebar di 50 Desa dapat mereka pahami semuanya, satu hal yang paling utama dari beberapa poin tadi yang dibahas yaitu salah satunya kaitan dengan bantuan sosial seperti yang Miskin ataupun lainnya, sehingga nantinya kita bisa berkolaborasi melalui penanganan RUTILAHU kedepannya, karena ini juga bagian dari tugas kabupaten Tasikmalaya, dan mudah – mudahan perhatian dari pemerintah kabupaten Tasikmalaya semakin besar dan seluruh pemangku kebijakan anggaran dapat mendukung program RUTILAHU.” harapnya***AD/Win
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang