TP-PKK Kabupaten Ciamis Gelar Lomba Pemanfaatan Sampah

Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.

Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com – Sebagai bentuk kepedulian Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis dalam menjaga kebersihan lingkungan di Tatar Galuh serta meningkatkan kualitas kader, TP PKK Kabupaten Ciamis menggelar lomba Memilah Sampah Sejak dari Rumah.

Lomba yang diselenggarakan oleh Pokja III ini diikuti oleh kader dari perwakilan 6 kecamatan yakni Kecamatan Banjarsari, Baregbeg, Cihaurbeuti, Panumbangan, Tambaksari dan Ciamis yang digelar di Gedung PKK Kabupaten Ciamis, Senin, (22.03.21).

Mengawali acara, Ketua TP-PKK Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta lomba yang telah berpartisipasi aktif dalam lomba ini, ungkapnya.

“Saya berharap hendaknya para peserta tidak memaknai lomba ini untuk meraih gelar semata, akan tetapi sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kader sehingga mampu menjadi teladan dan menularkan keteladanannya kepada yang lain,” ujarnya.

Dikatakan Hj. Kania Ernawati Herdiat, bahwa, sampah memberikan dampak negatif bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Penanganan sampah juga tidak bisa mengandalkan atau ditangani oleh beberapa pihak saja, katanya.

“Untuk itu peran serta semua unsur masyarakat diperlukan agar sampah yang ada dapat dikelola dengan baik, termasuk di dalamnya peran kader PKK dalam mensosialisasikan mengenai pengelolaan sampah secara baik dan benar,” tegasnya.

Menurutnya, dengan adanya sistem pengelolaan sampah dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle), masyarakat sebenarnya dapat memanfaatkan sampah semaksimal mungkin dengan dampak negatif seminimal mungkin, dimana salah satu syaratnya adalah dengan memilah jenis sampah sejak dari rumah, terangnya.

Ia berharap, dari lomba tersebut, kemampuan dan pengetahuan para kader akan semakin bertambah untuk ditularkan di masyarakat.

“Selain dari pada sampah itu dapat mendatangkan bahaya, sampah juga dapat menjadi suatu barang yang memiliki nilai jual apabila kita mengetahui cara memanfaatkannya ,” terangnya.***HD

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!