Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Polres Ciamis kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka Operasi Satgas Jabar Manunggal.
Operasi ini merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberantas aksi premanisme.
Pada Jumat (23/05/2025), tim patroli mobile yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ciamis, AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.H., berhasil mengamankan dua pelaku premanisme jalanan yang aksinya sempat viral di media sosial.
Kedua pelaku diamankan saat melakukan aksi pemaksaan jual beli air mineral kepada para sopir truk di Jl. Raya Cisaga–Rancah, tepatnya di Dusun Sukajaya, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis.
Dua pelaku yang diamankan adalah:
1. DAK (40), warga Dusun Sukajaya, Desa Tanjungjaya, Cisaga.
2. NR (41), warga Dusun Sukajaya, Desa Tanjungjaya, Cisaga
Barang bukti yang turut diamankan meliputi satu potong baju merah dan satu buah topi abu-abu yang digunakan pelaku saat beraksi.
Baca Juga Pemdes Cisadap Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah, Warga Dorong Keterlibatan Generasi Muda
Kapolres Ciamis, AKBP Akmal, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk aksi premanisme di wilayah hukum Polres Ciamis.
“Kami tidak akan mentoleransi segala bentuk pemalakan, pemerasan, atau modus premanisme lainnya. Siapa pun pelakunya, pasti akan kami tindak tegas,” ujarnya.
Sebelumnya, video aksi kedua pelaku sempat viral di media sosial, memperlihatkan tindakan pemaksaan terhadap sopir truk untuk membeli air mineral secara sepihak, tanpa pilihan. Aksi ini dinilai sangat meresahkan dan membahayakan keamanan pengguna jalan.
Dengan keberhasilan operasi ini, diharapkan Kabupaten Ciamis semakin aman dan nyaman bagi masyarakat serta para pelaku usaha. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan tetap aman dan kondusif, mencerminkan profesionalisme tinggi dari jajaran Polres Ciamis. (Dods)
Baca Juga Peredaran Obat Golongan G di Tangerang Selatan Marak, Penegakan Hukum Dipertanyakan
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang