Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com ā Polemik terkait pernyataan oknum Kepala Desa (Kades) Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, yang dinilai telah merendahkan profesi wartawan, semakin memanas dan menuai respons keras dari berbagai organisasi pers. Kontroversi ini mencuat setelah video ucapan oknum kades tersebut viral di media dan WhatsApp Group (WAG) pada Sabtu, 22 November 2025.
Oknum kades yang mengaku bernama Asep Ari itu kini telah menyampaikan permintaan maaf melalui video klarifikasi berdurasi 7 menit 31 detik yang beredar di kalangan wartawan. Dalam video tersebut.
Ia mengakui kekeliruannya dan meminta maaf atas kegaduhan serta ketersinggungan yang muncul dari ucapan spontan saat ia menghadiri kegiatan di GOR Desa Sadananya.
āSaya tidak pernah berniat sedikitpun menyinggung atau merendahkan profesi wartawan. Saya sangat menghormati tugas jurnalistik yang dilakukan secara profesional dan sesuai kode etik,ā ujarnya dalam video yang kini tersebar luas.
Asep Ari menyebut bahwa pernyataan keras tersebut ia tujukan kepada oknum yang mengatasnamakan wartawan namun diduga melakukan pemerasan dan mencari-cari kesalahan di desa, sehingga memicu emosinya. Namun ia menyesalkan bahwa pernyataannya justru menyinggung pers secara umum.
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang