Kabupaten Cilacap, analisaglobal.com — Menghalang – halangi tugas wartawan kini terjadi lagi di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah yang diperbuat oleh Kepala Desa Serang Kecamatan Cipari yaitu H. Khasbulloh, peristiwa ini terjadi ketika Media Online akan meliput kegiatan pembagian BST Kemensos.

Kepala Desa Serang Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap Jawa tengah marah dan mengusir saat akan di Wawancara oleh Media Online tentang kegiatan Pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial. Kamis (22/10/2020)

Ketika analisaglobal.com mengkonfirmasi ke kantornya, dan ingin menanyakan dengan kegiatan pembagian bantuan sosial tunai (BST) yang sedang di bagikan kepada masyarakat, atau pun kami ingin mendapatkan informasi dengan yang ada di Desa Serang tersebut dari segala hal dalam pembangunan atau kemajuan yang ada di Desa tersebut.

H. hasbullah dengan tanpa basa basi ia menyebutkan keberatan untuk di ekpose kegiatan tersebut malah ia berkata jangan di beritakan takut jadi viral seperti kepala Desa lain yang pernah di beritakan begitu.” Ucapnya

Ia mengatakan lagi malah kepada media dengan tidak segan – segan menyuruh untuk keluar dari ruangan kantornya, media sempat bertanya kepada Kepala Desa Serang, “apakah bapak mengusir saya? hasbullah seperti bingung dan salah tingkah namun tetap beliau dengan pendiriannya kepada media untuk keluar dari ruangannya.

Tindakan menghalangi kegiatan jurnalistik jelas diatur di dalam UU Pers No 40 Tahun 1999 pada Pasal 18 Ayat (1) yang menyebutkan, bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).***A. Baron/ A. Weni

Leave a Reply