Kabupaten Pangandaran, analisaglobal.com – Kebudayaan bangsa merupakan kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagai puncak – puncak di daerah seluruh Indonesia, sedangkan kebudayaan nasional sendiri dipahami sebagai kebudayaan bangsa yang sudah berada pada posisi yang memiliki makna bagi seluruh bangsa Indonesia.

“Memaknai hal tersebut tentunya peran budaya merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesatuan bangsa. Dimana salah satu ciri terjadi perang kebudayaan adalah munculnya upaya masif untuk menghilangkan keyakinan atau ideologi sebuah bangsa”, tutur Dedi Rahmat Kepala Kesbangpol Kabupaten Pangandaran, dalam kegiatan Penguatan Nilai – nilai Luhur Budaya Bangsa Bagi Generasi Muda Tingkat Kecamatan, Rabu (20/10/2020) di Gedung Dakwah Padaherang.

Lebih lanjut Dedi menyampaikan kepada para perwakilan peserta yang hadir dari 3 Kecamatan yakni Padaherang, Kalipucang dan Mangunjaya. Sebagai generasi penerus, pemuda tentunya harus memahami tentang penguatan nilai – nilai luhur budaya bangsa sebagai pondasi pengaruh negatif dari perkembangannya informasi dan teknologi ke depan, Ungkapnya.

Melalui Bankesbangpol Kabupaten Pangandaran, maka Pemerintah hadir di masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang nilai – nilai luhur budaya bangsa Indonesia, sehingga nantinya generasi pemuda mempunyai karakter bangsa yang mampu bersaing , beretika, bermoral, sopan santun dan berinteraksi dengan bangsa – bangsa lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kesbangpol Pangandaran Dedi Rahmat, Ketua DPD KNPI Pangandaran Solihudin, Camat Padaherang, Camat Mangunjaya, Camat Kalipucang, Danramil 1318 Padaherang Jamino, Kapolsek Padaherang Aan Sutisna.

Sementara pandangan DPD KNPI Pangandaran Solihudin, S.IP menyampaikan “Peran budaya politik santun, bersih dan beretika dalam rangka memperkuat nilai – nilai luhur budaya bangsa untuk memperkokoh kehidupan berbangsa dan bernegara menuju Indonesia baru”.
Pemerintah selaku penyelenggara negara dalam artian setiap pejabat negara dan elite politik untuk bersikap jujur, amanah, sportif, siap melayani, berjiwa besar, memiliki keteladanan, rendah hati dan siap mundur dari jabatan publik apabila terbukti melakukan kesalahan dan secara moral kebijakannya bertentangan dengan hukum dan rasa keadilan masyarakat, Pungkasnya. ***diet

Leave a Reply