Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Tower telekomunikasi merupakan kebutuhan pokok masyarakat di jaman modern seperti sekarang. pembangunan tower memang selalu menuai polemik atau konflik sejak mulai pembebasan lahan ataupun kompensasi untuk masyarakat sekitar yang terkena radius.

Namun lain halnya dengan tower yang berada di wilayah desa Cisaruni kecamatan padakembang yang sekarang menuai polemik. tower tersebut merupakan tower yang sudah lama berdiri dan persyaratan yang lengkap akan tetapi menjadi polemik karena ada sebagian masyarakat yang menginginkan kompensasi lagi.

Menurut Cahyono Rahman, ST, selaku Plt Kabid Perizinan yang sekaligus juga selaku Kabid PM dan ESDM di DPMPTSP Kabupaten Tasikmalaya menjelaskan, kalau tower di desa Cisaruni tersebut dari aspek perizinan sudah lengkap dan sudah beroperasi di atas 15 tahun. untuk kaitan ada halangan dengan masyarakat, kabid Cahyono berharap permasalahan tersebut bisa di selesaikan dengan cara musyawarah mufakat, karena apabila tower telekomunikasi berhenti bisa mengganggu pelayanan komunikasi masyarakat desa Cisaruni serta seluruh warga di wilayah kecamatan Padakembang. Jelasnya Jumat (06/08/2021).

Tower Telekomunikasi yang disegel oleh warga di Desa Cisaruni Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya.

Sementara menurut perwakilan dari pihak perusahaan menjelaskan kalau tower tersebut selalu mendapatkan pemeliharaan akan tetapi sekarang tidak dapat melakukan pemeliharaan dikarenakan pintu benteng tower tersebut di gembok masyarakat dengan alasan ingin mendapatkan kompensasi lagi. Ucapnya

“Dengan adanya permasalahan Tower yang di Cisaruni kami sangat menyayangkan, karena kami selaku tim maintenance atau perawatan dan pemeliharaan dari pihak perusahaan seharusnya perawatan berkala tetap dilakukan sehingga tetap berjalan dengan baik.” Jelasnya

Lanjut Dia, adapun perawatan atau pemeliharaan yang kami lakukan setiap bulannya seperti memeriksa titik Grounding (Penangkal petir) serta melakukan pemeliharaan trouble shooting atau memeriksa dan memperbaiki ketika ada permasalahan pada perangkat, dan kalau untuk pemeliharaan rangka kami lakukan selama 3 bulan sekali secara berkala untuk memeriksa pengencangan baut dan mengukur kemiringan Tower. Ungkapnya

Harapan kami selaku tim maintenance semoga permasalahan cepat selesai, karena ketika permasalahan berlarut – larut dikhawatirkan pemeliharaan dan perawatan tidak terjaga dengan baik, sehingga ditakutkan berdampak atau terjadi hal yang tidak di inginkan, karena sampai saat ini Signal dari tower tersebut tetap menyala tidak dimatikan. Sekali lagi saya berharap mudah – mudahan cepat selesai dan perawatan atau pemeliharaan secara berkala kembali berjalan lancar. harapnya***UWA

Leave a Reply