Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Sempat menjadi perbincangan di media sosial beberapa waktu lalu terkait pengadaan mobil ambulance desa Margalaksana, kepala Desa margalaksana Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya, Asep Ma’mun menjelaskan kalau semua itu hanya salah paham dan setelah diberi jawaban akhirnya mereka pun mengerti. Jelasnya. Sabtu (26/06/2021).

Selain itu Asep Ma’mun juga menambahkan bahwa pengadaan mobil ambulance Desa tersebut sudah melalui mekanisme, dimana jauh sebelumnya sudah di dibentuk tim pengadaan barang yang ketuanya itu saudara Latip bersama 2 orang lainnya dan Itu sudah ada SK nya. Imbuhnya.

Sementara ketika Ditanya tentang adanya keterlibatan seseorang diluar dari tim pengadaan, dirinya (Asep Ma’mun-Red) membenarkan adanya hal tersebut tapi itu tidak terlalu prinsip dan itu hanya sebatas kedekatan ketua tim saja. Ujarnya

“Yang terpenting sekarang pola pemanfaatannya saja, dimana seluruh warga bisa menggunakan jasa mobil tersebut. Tentunya dengan adanya Peraturan Desa (PERDES) yang bisa dijadikan payung hukum dalam penerapannya nanti.” Ungkap Asep Ma’mun.

Asep Ma’mun berharap, mudah – mudahan secepatnya pemdes Margalaksana beserta pihak BPD bisa segera menerbitkan PERDES nya. Dan Alhamdulillah mobil tersebut sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh warga dan semoga seluruh warga bisa terlayani. harapnya.

“Mobil Ambulance Grand Max tersebut seharga Rp. 148 juta yang bersumber dari Dana desa dan sudah bisa digunakan”.pungkasnya***Yos Muhyar

Leave a Reply