Warga Ciharalang Panik, Tiang SUTM 20.000 KV Roboh Dan Menimbulkan Percikan Api

Warga Ciharalang Panik

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Kepanikan terjadi sesaat setelah satu tiang listrik saluran udara tegangan menengah (SUTM) 20.000 KV milik PLN ULP Ciamis roboh sesaat setelah tersenggol oleh mobil kontainer dan terjadi percikan api. Sabtu, (24/9/2022)

Adapun kejadian terjadi sekitar pukul 14:15 Wib di wilayah Dusun Panyingkiran RT 30 RW 14 Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, tepat di depan ruko milik H. Maman.

Tiang SUTM 20.000 KV Roboh Dan Menimbulkan Percikan Api

Melihat adanya percikan api dari kabel SUTM, H.Maman pemilik ruko langsung melaporkan kejadian tersebut ke mako Damkar Ciamis.

Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

Informasi dari petugas Damkar, posko Damkar menerima laporan telah terjadi kebakaran, namun setelah sampai di TKP ternyata korsleting listrik dari jalur SUTM bertegangan 20.000 KV dengan kondisi kabel putus sehingga mengakibatkan ada percikan api sehingga pemilik toko dan warga sekitar takut terjadi kebakaran dan langsung melapor ke posko Damkar.

Sesaat setelah mendapat laporan kejadian , Posko Damkar Ciamis menerjunkan 2 Unit kendaraan Damkar ke lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi kejadian tim langsung mengkroscek data laporan warga, setelah di kroscek ternyata kabel PLN yang putus.

Adapun dari hasil laporan saksi, kabel putus tersebut di sebabkan oleh tersenggol nya tiang listrik SUTM oleh rombongan mobil kontainer office yang membawa material untuk proyek PERTAMINA dari Daerah Blora dengan tujuan Kawah Bodas Gentong Kabupaten Tasikmalaya.

Selanjutnya petugas Damkar melakukan kordinasi dengan pihak PLN dan unsur Patroli Polres Ciamis, setelah di nyatakan aman dan kondusif petugas langsung balik kanan ke Mako UPT. (Dods)

Baca Juga Akibat Cuaca Ekstrim di Kabupaten Pangandaran, 3 Wilayah Kerja PLN ULP Pangandaran Mengalami Gangguan

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *