Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Pemerintah melalui Kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat telah mengucurkan dana sekitar 2,49 triliun untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 137 ribu unit, sasaran utamanya adalah masyarakat berpenghasilan Rendah (MBR).

Dalam hal tersebut PUPR melalui dirjen perumahan menekankan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan bedah rumah tersebut harus tetap mematuhi protokol kesehetan, dalam hal ini Tenaga fasilitator lapangan (TFL) harus bekerja extra sehingga protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 tetap dipakai sesuai anjuran pemerintah. Hal ini di Ucapkan Khalawi selaku Dirjen perumahan dalam siaran persnya.

Adapaun yang mendapatkan program BSPS salah satunya Desa serang kecamatan Salawu sebanyak 50 unit untuk warga yang masuk kriteria masyarakat berpenghasilan Rendah.

“Saya sangat terbantu dengan adanya program BSPS yang hampir 8 tahun saya menghuni rumah yang reyod juga lapuk ini, akan tetapi saat ini alhamdulilah berkat bantuan dan perjuangan kepala desa bapak Asep Dudung, saya bersama keluarga bisa tinggal di rumah yang nyaman sekarang.” Ungkap Sadiah salah seorang penerima program BSPS. Kamis (01/10/20).

Sadiah juga menambhakan, Saya tidak menyangka sedikitpun rumah saya akan berubah seperti ini. Tambah Sadiah sambil menitikan air mata merasa terharu dan senang.

Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Engkom Ujer bahwa pihaknya sangat bertetimakasih kepada pemerintah khususnya kepala Desa Bapak Asep Dudung yang telah memperjuangkan akan layak dan nyaman rumah yang kami tempati sekarang. Tandasnya

Assp Dudung Kepala Desa Serang Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Kamis (01/10/20)

Di lain pihak Asep Dudung selaku kepala desa Serang menuturkan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah mengucurkan bantuan program bedah rumah dimana dengan bantuan tersebut masyarakat berpenghasilan rendah bisa menikmati nyamannya dan dan menikmati rumah yang diharapkan. Ucapnya

Lanjut Asep, pihaknya sangat mengapresiasi program BSPS, karena manfaatnya langsung terasa oleh warga. Ujarnya

Asep juga menuturkan, pihaknya dalam mengawasi kegiatan program BSPS didesanya selalu berkoordinasi dengan seluruh elemen termasuk masyarakat, BPD, LPM, karang taruna dan mudah mudahan di tahun 2021 bisa terealisasi pengajuan bantuan bedah rumah tidak layak sebanyak 50 rumah. Tuturnya

Diakhir pembicaraan Asep juga mengajak dan menghimbau kepada semua penerima program BSPS untuk memanfaatkan dan memelihara rumah yang kini sudah di tinggali agar kehidupan kedepanya semakin layak. Katanya

Program BSPS sendiri di desa Serang berjalan lancar, meski dalam kondisi pandemi covid-19 karena baik saudara Wahyu selaku TFL maupun Kepala Desa, Babinsa juga Bhabinkamtibmas selalu menghimbau aturan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan program BSPS tersebut.***Yos Muhyar

Leave a Reply